You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
40 Pedagang Hewan Kurban Dikumpulkan
photo Doc - Beritajakarta.id

Pedagang Hewan Kurban Berharap Bisa Jualan di Trotoar

Pedagang hewan kurban di daerah Tanah Abang, Jakarta Pusat, berharap mendapat izin untuk bisa berjualan di trotoar jalan, maksimal selama satu minggu.   

Sudah ada instrksi gubernur bahwa penjualan hewan kurban tidak boleh lagi di trotoar, halte dan bahu jalan

Taufik (47), salah satu pedagang hewan kurban di Petamburan mengatakan, tidak akan menggunakan halte atau bahu jalan, jika diperkenankan berjualan di trotoar.

Dia menambahkan, penjualan hewan kurban sudah menjadi tradisi warga sejak zaman nenek moyangnya dan ini menjadi salah satu ciri khas Tanah Abang.

Pedagang Hewan Kurban di Tanah Abang Dilokalisir

"Harusnya ada relokasi lahan untuk berjualan. Kalau memang tidak boleh berjualan di trotoar, halte dan bahu jalan. Karena kita hanya butuh satu minggu berjualan," ujar Tauflk, saat menghadiri sosialisasi di Kantor Kecamatan Tanah Abang, Kamis (3/9).

Camat Tanah Abang, Hidayatullah, bersikukuh melarang pedagang hewan kurban berjualan  di trotoar, halte dan bahu jalan. Hal ini, katanya,sesuai dengan Instruksi Gubernur DKI nomor 168/2015 tentang pengendalian penampungan dan pemotongan hewan dalam rangka menyambut Idul Adha 1436 H tahun 2015.

"Kan sudah ada instrksi gubernur bahwa penjualan hewan kurban tidak boleh lagi di trotoar, halte dan bahu jalan. Kalau masih mau jualan di jalan, pasti akan ditertibkan," tandas Hidayatullah.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3260 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2884 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1631 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1453 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1256 personFolmer